MIJEN, ansormijen.or.id/ – Tantangan dakwah Islam di era digital semakin kompleks dengan maraknya disinformasi dan ujaran kebencian di media sosial. Menanggapi fenomena tersebut, Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Kecamatan Mijen terus mendorong para kader untuk menjadi garda terdepan dalam menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama (Wasathiyah).
Kader Ansor tidak hanya dituntut siaga secara fisik melalui Banser, tetapi juga harus cerdas di media digital. Menghadirkan konten-konten keislaman yang sejuk, ramah, dan toleran merupakan bentuk jihad digital yang sangat dibutuhkan saat ini.
“Prinsip tawassuth (moderat), tawazun (seimbang), dan tasamuh (toleran) harus kita bumikan di ruang digital. Situs ansormijen.or.id/ dan kanal resmi Ansor Mijen hadir untuk menyebarkan narasi-narasi positif khas NU," jelas pengurus PAC GP Ansor Mijen.
Dengan semangat tersebut, Ansor Mijen mengimbau seluruh pemuda Nahdliyin untuk aktif membagikan literasi Islam yang santun demi menjaga keharmonisan dan persatuan di tengah kearifan lokal Kabupaten Demak.