DEMAK, ansormijen.or.id/ – Di tengah derasnya arus modernisasi, tradisi keislaman khas Nahdlatul Ulama seperti Lailatul Ijtima’ terus dirawat konsisten oleh warga Nahdliyin di wilayah Kecamatan Mijen, Demak. Kegiatan malam pertemuan bulanan ini menjadi sarana ampuh memperkuat spiritualitas sekaligus kekeluargaan antar-warga.
Dalam tradisi Lailatul Ijtima’, masyarakat berkumpul untuk melaksanakan salat sunnah berjemaah, pembacaan istighotsah, tahlil, serta mendengarkan tausiyah dari para kiai lokal. Kehadiran kader GP Ansor dan Banser senantiasa memberi pengawalan dan dukungan teknis demi kelancaran acara.
Tokoh masyarakat Mijen menyampaikan bahwa Lailatul Ijtima’ memiliki fungsi ganda: spiritual dan sosial. Secara spiritual, tradisi ini mendekatkan diri kepada Allah SWT. Secara sosial, forum ini menjadi tempat warga saling bertukar pikiran dan menyelesaikan berbagai isu kemasyarakatan dengan semangat gotong royong.
GP Ansor Mijen berkomitmen untuk terus mendampingi dan menggerakkan pemuda agar tidak asing dengan tradisi mulia para muassis NU ini, demi menjaga kehangatan ukhuwah islamiyah di bumi Mijen.
